Categories
Uncategorized

PELATIHAN PENGENALAN DUNIA KERJA

A. Materi: Potensi dan berbagai peluang kerja Mahasiswa dan Alumni Oleh Prof.Dr. H. M. Natsir SH., M.Hum.

Potensi dan berbagai peluang kerja Mahasiswa dan Alumni

PengertianProspek

Pengertian prospek adalah kemungkinan dan harapan. Secara sederhana, definisi ini berarti jika prospek adalah hal-hal yang mungkin terjadi dalam suatu hal sehingga berpotensi menimbulkan dampak tertentu. Dalam bisnis, misalnya, prospek bisa diartikan sebagai hal-hal yang berpotensi memberikan untung besar sehingga roda bisnis dapat terus berputar.

Sementara itu, beberapa ahli juga memiliki pengertian prospek masing-masing. Menurut Paul R. Krugman, prospek adalah peluang yang terjadi karena adanya usaha seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya juga untuk mendapatkan profit atau keuntungan. Menurut Siswanto Sutejo, prospek adalah suatu gambaran keseluruhan, baik ancaman ataupun peluang dari kegiatan pemasaran yang akan datang yang berhubungan dengan ketidakpastian dari aktivitas pemasaran atau penjualan.

PROSPEK USAHA PALING MENJANJIKAN

Berikut ini adalah beberapa prospek bisnis kecil dan menengah yang bisa menjadi inspirasi bagi Anda yang hendak mulai membangun bisnis.

  1. Prospek bisnis di bidang kuliner

Bisnis kuliner adalah bisnis yang tidak akan pernah mati. Makan adalah kebutuhan pokok manusia, sehingga makanan merupakan prospek yang bagus untuk bisnis. Untuk bisa bertahan dalam bisnis kuliner, seorang pembisnis harus bisa menganalisa prospek yang meliputi peluang dan hambatan terlebih dahulu. Dalam bisnis kuliner warung makan misalnya, seorang pembisnis harus mampu menganalisa siapa kah orang yang menjadi targetnya, baik dari segi umur, sosial, maupun kemampuan ekonominya. Seorang pembisnis juga harus tahu apa saja yang akan menjadi hambatan dalam bisnisnya, misalnya siapa saja yang berpotensi menjadi pesaing bisnis.

  1. Prospek bisnis di bidang kreatif

Industri kreatif merupakan bidang bisnis yang sangat luas. Berbagai hal bisa dikategorikan ke dalam bisnis kreatif asal melibatkan kekreatifan di dalamnya. Seiring dengan perkembangan dunia media sosial, bisnis di bidang kreatif juga semakin berkembang. Setiap orang saat ini bisa menjual hasil karyanya hanya melalui media sosial. Prospek bisnis di bidang kreatif yang sedemikian besarnya bukan berarti tidak memiliki hambatan. Banyaknya pesaing bisnis membuat pembisnis di bidang kreatif harus terus melakukan inovasi pada produk maupun servisnya.

  1. Prospek bisnis di bidang fashion

Sama seperti makanan, pakaian juga merupakan barang kebutuhan primer manusia. Seiring perkembangan zaman, pakaian kini tidak lagi hanya dipandang sebagai kain yang menutupi tubuh. Lebih dari itu, pakaian kini juga berkembang sebagai media menunjukkan jati diri. Fashion saat ini semakin diminati dengan tidak pandang bulu, baik laki-laki maupun perempuan dari berbagai umur saat ini sudah mulai peduli dengan fashion yang mereka gunakan. Sedemikian besarnya kebutuhan dan permintaan akan fashion membuat bisnis di bidang ini memiliki prospek yang bagus.

  1. Prospek bisnis di bidang otomotif

Prospek bisnis kecil dan menengah selanjutnya adalah prospek bisnis di bidang otomotif. Untuk Anda yang menyukai dunia otomotif, bisnis ini cocok untuk dipertimbangkan. Bisnis di bidang otomotif tidak melulu berkaitan dengan bengkel besar dengan berbagai fasilitas yang mahal, namun juga melingkupi bisnis bengkel dalam skala kecil. Bahkan jika membuka bengkel kecil masih terdengar terlalu berat, Anda dapat pula membuka bisnis pencucian motor dan mobil atau membuka jasa tambal ban.

  1. Prospek bisnis di bidang agrobisnis

Untuk Anda yang menyukai tanaman, bisnis di bidang agrobisnis bisa menjadi pilihan. Prospek bisnis agrobisnis sangatlah besar. Modal yang perlu dikeluarkan pun cenderung tidak terlalu besar, terlebih jika Anda memiliki kemampuan dalam mengembang biakkan tanaman sendiri.

Pembukaan dan pemberian materi yang di sampaikan langsung oleh Prof. Dr. Muhammad Natsir, SH., M.Hum.

B. MATERI : Praktek Menyusun Bisnis Plan yang Efektif Oleh Dr.Azis Bagies, MSIE

PraktekMenyusunBisnis Plan yang Efektif

        Business plan atau rencana bisnis memang sebuah hal yang sangat penting bagi pebisnis dalam menjalankan roda usaha. Dengan adanya business plan, pebisnis akan memiliki semacam panduan dan petunjuk jalan yang akan memudahkan dan memberi arahan yang lebih fokus dalam menjalankan usaha.

  • Mengenal Bisnis Anda

Anda seharusnya mengenal dengan baik bisnis Anda, elajari dan pahami secara menyeluruh dan mendalam tentang bentuk, potensi dan segala tantangan yang ada pada bisnis Anda

  • Tentukan Visi Dalam Business Plan

Tentukan Visi bisnis anda yang merupakan pandangan jauh tentang tujuan dan sasaran perusahaan memang harus dimiliki seluruh pebisnis skala besar hingga skala kecil yang berguna dalam merancang alur dari rencana bisnis Anda.

  • Tentukan Audiens Anda

Anda harus menentukan target audiens, dengan target audiens yang tepat, maka Anda bisa menyesuaikan konten business plan Anda dengan baik dan benar. Misalkan business plan untuk investor, maka Anda harus menyusun rencana bisnis tersebut dengan lebih serius, mendalam dan profesional.

  • Saatnya Menuliskan Rencana Bisnis Anda

Terakhir, saat tiga tahapan diatas sudah Anda lakukan dengan baik, maka saatnya Anda tuliskan business plan Anda dengan urutan berikut :

  • Pernyataan Misi
  • Ringkasan Efektif.
  • Penawaran Produk atau Jasa.
  • Target Pasar.
  • Marketing Plan.
  • Analisis Industri dan Tingkat Persaingan.
  • Laporan Keuangan. 
  • Resume of Company Principal.
  • Penawaran Anda.

Pemberian Materi “ Praktek Menyusun Bisnis Plan yang efektif” yang di sampaikan oleh Dr. Azis Bagies, MSIE.

C. Materi :Mahir Menggunakan IT untuk kepentingan dunia kerja Oleh I WayanSudiarta, Ph.D.

Mahir Menggunakan IT untuk Kepentingan Dunia Kerja

Di zaman modern ini Teknologi Informasi sudah tidak bias lagi dalam kalangan masyarakat, banyak kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang Teknologi Informasi dan memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan tugas yang harus dikerjakan. Teknologi Informasi yang perkembangannya sangat cepat  tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitas termasuk dalam dunia kerja, perusahaan dan bisnis.Disini ada 3 keuntungan yang didapatkan dari Teknologi Informasi diantaranya :

  • Teknologi Informasi mempermudah transaksi-transaksi bisnis atau perusahaan.
  • Informasi yang dibutuhkan semakin cepat dan mudah diakses untuk kepentingan pekerjaan.

Teknologi Informasi adalah teknologi yang mampu membantu manusia untuk melakukan pekerjaan. bahkan banyak informasi lowongan pekerjaan yang membukakan pintu selebar-lebarnya untuk seorang programmer, atau bidang-bidang yang berhubungan dengan teknologi komunikasi dan networking. Kebutuhan efesiensi waktu danbiaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan Teknologi Informasi dalam lingkungan kerja, berbeda dalam dunia bisnis yang memanfaatkan Teknologi Informasi untuk perdagangan secara eletronik (E-Commerce).

Selain memilki potensi dalam mempenyaringan data dan mengelolah menjadi informasi, Teknologi Informasi mampu menyimpan data dengan kapisitas jauh lebih banyak daric ara manual, dan saat ini merupakan saat yang tepat untuk mengembangkan sistem informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan, sehingga informasi yang dihasilkan harus selalu akurat dan mutakhir dalam setiap kondisi. Untuk itu pengembangan dan pemanfaatan Teknologi Informasi sangat diperlukan dalam dunia kerja.

  • Alasan perusahaan menerapkan Teknologi Informasi diantaranya:
  • Teknologi informasi memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai bagian yang berbeda dalam organisasi dan menyediakan banyak informasi ke manager, dengan kata lain pihak manajemen atas pemilik akses informasi yang lebih besar dengan mengurangi ketergantungan sumber informasi terhadap manajemen menengah.
  • Teknologi informasi memberikan lebih banyak informasi ke manager melalui sistem pengambilan keputusan.
  • Memungkinkanterciptanya SDM yang efektif, dankontroladministrasi  yangrelatifakurat. Sumberdayamanusia di perusahaan dapat bekerja lebih optimal dan menghasilkan kinerja tinggi bagi perusahaan tersebut dan mendapatkan keuntungan.
  • Dengan situasi seperti sekarang ini sangat di sayangkan jika orang atau remaja Indonesia belum atau tidak tertarik bahkan menutup mata dengan dunia Teknologi Informasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Dan marilah kita dengan menggerakan hati untuk meminati dengan menggunakan Teknologi Informasi akan memudahkan dalam mengerjakan tugas.
  • Dengan situasi seperti sekarang ini sangat disayangkan jika orang atau remaja Indonesia belum atau tidak tertarik bahkan menutup mata dengan dunia Teknologi Informasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Dan marilah kita dengan menggerakan hati untuk meminati dengan menggunakan Teknologi Informasi akan memudahkan dalam mengerjakan tugas.  .

 

Pemberian Materi “Mahir Menggunakan IT untuk kepentingan dunia kerja” yang disampaikanoleh I WayanSudiartaPh.D

D. Materi : Tips Menjadi Wirausahawan di era 4.0 Oleh Nasrin H. Muhtar

TIPS MENJADI WIRAUSAHAWAN di ERA 4.0

 DUNIA bisnis dan wirausaha khususnya industri dan manufaktur di banyak negara sudah mempersiapkan dan menerapkan era revolusi industri 4.0. (industry 4.0).

Revolusi industri 4.0 mengintegrasikan antara dunia online serta internet dengan lini produksi pada suatu industri.

Sejak tahun 2011 dunia internasional dianggap telah memasuki Industri 4.0, yang ditandai dengan meningkatnya interaksi, konektivitas, dan batas antara manusia, mesin, serta sumber daya lainnya yang semakin konvergensi via komunikasi dan teknologi informasi.

Istilah Industri 4.0 pertama kali diperkenalkan kepada publik pada tahun 2011 sebagai “Industrie 4.0” oleh sekelompok perwakilan dari berbagai bidang (seperti bisnis, politik, dan akademisi) di bawah inisiatif guna meningkatkan kekuatan daya saing Jerman di industri manufaktur.

Definisi singkat dari Industri 4.0 adalah transformasi intensif informasi dari manufaktur dalam lingkungan yang terhubung dari data, orang, proses, layanan, sistem dan aset produksi, pengungkit dan pemanfaatan informasi yang dapat ditindaklanjuti sebagai cara dan sarana untuk mewujudkan pabrik dan ekosistem manufaktur baru.

Industry 4.0 juga disebut ‘industri pintar’ (smart industry), ‘industri cerdas’ (intelligent industry), ‘pabrik pintar’ (smart factory), atau ‘manufaktur cerdas’ (smart manufacturing). Dalam banyak hal itu terkait dengan Industri Internet dan platform Konsorsium Industri Internet serta Industri 4.0 .

Ada 4 hal menarik yang perlu diketahui dan dioptimalkan oleh para wirausahawan berhubungan dengan industri 4.0, yaitu :

  • Mesin lama + konektivitas cepat = manfaat baru

Mesin skala industri adalah investasi besar bagi wirausahawan dan produsen. Maka jaman now memaksimalkan mesin dengan menghubungkan ke internet adalah langkah maju. Namun dalam kenyataannya, banyak mesin yang dipakai dalam operasional wirausaha atau manufaktur masih belumter hubung dengan internet.

  • Standar terbuka = ekonomi terbuka

Diperlukan inisiatif dan adaptasi dengan standar industri baru yang terbuka dan dikembangkan sendiri untuk pertukaran data dalam industri yang terhubung. Ini akan memungkinkan interaksi antara berbagai mitra dalam internet of things (IoT) dandalam Industry 4.0.

  • Otomatisasi = peluang kerja baru

Ada kemungkinan terjadi redistribusi tenaga kerja yaitu membuka jalan bagi peluang kerja baru. Industri 4.0 membuka pintu untuk tenaga kerja baru terampil di bidang-bidang seperti teknik mekatronika, mekanik industri, dan teknik elektro untuk teknologi otomasi.

  • Teknologi terhubung = kemudahan dan efisiensi bagi konsumen.

Inovasi dalam Industri 4.0 berarti kualitas layanan dan produk yang lebih baik, penggunaan bahan yang lebih efisien dan standar keamanan yang lebih baik. Inovasi ini bukan barang fiksi ilmiah; mereka adalah realitas manufaktur modern saat ini, terlepas dari skala dan ukurannya.

Wirausahawan sepantasnya memanfaatkan era industri 4.0 sebaik mungkin. Jangan sampai pelaku bisnis dan wirausaha di nusantara terlambat mengantisipasi dan beradaptasi dengan gelombang revolusi industri 4.0. Perubahan ini dapat menjadi tantangan sekaligus peluang baru bagi pelaku wirausaha.

Pemberian Materi “Tips Menjadi Wirausahawan di era 4.0” yang di sampaikan oleh Nasrin H. Muhtar

 

Pemberian Produk KIDOM kepada mahasiswa yang aktif dalam sesi tanya jawab

KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan

  1. Tantangan dunia kerja ke depan di era 4.0 semakin berat, sehingga mahasiswa dan alumni perlu terus meningkatkan skill kewirausahaan dalam memenangkan persaingan.
  2. Tantangan dunia kerja tentu dibarengi dengan peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan. Sehingga mahasiswa dan alumni diharapkan mengisi berbagai peluang tersebut dengan meningkatkan kemauan yang kuat untuk maju dan mandiri, menguasai teknologi informatika dan Bahasa dunia.
  3. Menjadi pengusaha diperlukan ketangguhan mental karena biasanya seorang pengusaha dihadapkan dengan pasang surut bisnis.
  4. Diperlukan keahlian Mahasiswa dan alumni dalam merencanakan bisnis atau lahan pekerjaan dengan menyusun Bisnis plan yang baik dan efektif.
  5. Peluang-peluang kerja yang dihasilkan 4.0 seperti model market place, atau platform dibutuhkan pengetahuan dan implementasi dalam meningkatkan kapasitas bisnis 4.0 mahasiswa dan alumni.

 3.2 Saran-saran

  1. Lembaga perlu terus memberi pengetahuan dan pelatihan terhadap mahasiswa dan alumni terkait bisnis dan perkembangan dunia kerja. Dinamika bisnis dan dunia kerja terus berubah setiap waktu.
  2. Lembaga perlu memfasilitasi mahasiswa untuk menyusun bisnis plan dalam bentuk lomba atau kompetisi dalam universitas.
  3. Mahasiswa perlu difasilitasi untuk mempraktekkan pengembangan bisnis dengan penggunaan teknologi informasi terkini.
  4. Lembaga perlu perluas bekerja sama dengan Lembaga-lembaga bisnis sebagai tempat mahasiswa dan alumni melatih praktek bisnis serta memahami perkembangannya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *